Mari kita menuntut kepada pemerintah Jepang agar Jepang menandatangani
"Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Hak Semua Pekerja Migran
dan Anggota Keluarganya"

 

Konvensi ini diambil di Majelis Umum PBB pada tanggal 18 Desember tahun 1990.
Konvensi ini memastikan standar internasional untuk membela hak asasi manusia kepada pekerja migran dan anggota keluarganya, dan menwajibkan negara-negara peserta konvensi ini untuk memenuhi standar tesebut.
 manusia kepada pekerja migran dan anggota keluarganya, dan menwajibkan negara-negara peserta konvensi ini untuk memenuhi standar tesebut.
 Pada tanggal 1 July tahun 2003, konvensi ini telah dirbit secara resmi dengan peserta 20 negeri. Kita meminta pemerintah Jepang agar menanda tangani konvensi ini dan mengambil kebijaksanaan yang membela hak asasi manisia pekerja migran dan keluarganya.

 tangani konvensi ini dan mengambil kebijaksanaan yang membela hak asasi manisia pekerja migran dan keluarganya.

 Pokok-pokok Konvensi Internasional Tentang Perlindunn Hak Semua Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya

Apa buruh migran?
 Apa buruh migran?
 pekerja yang di dalam persiapan untuk migrasi, pemberangkatan,transit dan seluruh masa tinggal dan pekerjaan yang dibayar dalam Negara tempat bekerja, dan juga kembalinya ke Negara asal atau Negara tempatnya bertempat tinggal. Status tinggal dan visa tidak akan dimasalahkan.

Melalang diskriminasi
Negara-negara peserta perjanjian, sesuai dengan instrumen-instrumen international tentang hak asasi manusia, untuk menghormati dan memastikan bahwa semua buruh migran dan anggota keluarganya dalam wilayahnya atau yang tunduk pada yuridiksinya, agar memperoleh hak yang diatur dalam konvensi ini tanpa pembedaan apapun seperti jenis kelamin, ras, warna kulit, bahasa, agama atau kepercayaan, pendapat politik atau lainnya, kebangsaan, asal-usul etnis atau sosial, kewarganegaraan, usia, kedudukkan ekonomi, kekayaan, status perkawinan, status kelahiran atau status lainnya.(pasal 7)

Hak asasi manusia yang terjamin untuk semua pekerja migran dan keluarganya
tidak akan diperbudak atau diperhambakan.(Pasal 11)
dianggap sama dari hukum dan pengadilan (dihukum dan diberikan kepastian dianggap sama dari hukum dan pengadilan (dihukum dan diberikan kepastian dengan dalam bahasa yang bisa mengerti)(pasal 18Buruh migran dan anggota keluarganya harus mendapatkan perlakuan yang tidak kurang menguntungkan daripada yang diterapkan pada warganegara dari Negara tempat bekerja dalam hal penggajian dan Kondisi-kondisi kerja lainnya,(pasal 25)
Semua pekerja migran berhak mengambil bagian dalam pertemuan-pertemuan dan kegiatan-kegiatan serikat buruh dan mencari bantuan dan sumbangan dari serikat buruh atau perkumpulan apapun yang disebut diatas. (pasal 26)
Buruh migran dan anggota keluarganya berhak untuk menerima perawatan kesehatan yang sangat mendesak yang diperlukan untuk mempertahankan hidup mereka. Perawatan medis mendesak semacam itu, tidak boleh ditolak oleh Negara dengan alasan adanya pelanggaran yang berkaitan dengan masa tinggal atau pekerjaan mereka. (pasal 28)
Setiap anak buruh migran berhak atas suatu nama, atas pendaftaran kelahiran, dan atas kewarganegaraan. (pasal 29)
Setiap anak pekerja migran mempunyai hak dasar atas akses pada pendidikan berdasarkan persamaan perlakuan dengan warga negara dari Negara yang bersangkutan. (pasal 30)
Negara-negara peserta harus menjamin penghormatan pada identitas budaya buruh migran dan anggota keluarganya, dan tidak boleh mencegah mereka untuk mempertahankan hubungan budaya dengan Negara asal mereka.(pasal 31)